The
Final Destination atau Final destination 4
sebagai judul di beberapa negara, adalah film horor/supernatural tahun 2009
yang dibuat dalam format 3D. Kendati mendapat respon negatif dari kritikus
film, film ini merupakan instalment tersukses dari seluruh film Final Destination. Dirilis 28 Agustus
2009, film yang disutradarai David R.Ellis, sutradara Final Destination 2 ini masih
menceritakan mengenai sekelompok orang yang dikejar oleh kematian setelah
mereka selamat dari sebuah kecelakaan.
Edisi
DVD dan Blu-ray
telah didistribusikan oleh New Line Home Entertainment pada periode akhir
tahun/awal tahun 2009-2010. Di Indonesia, distributor Prime Entertainment telah
mengedarkannya sejak awal Maret silam dalam kemasan VCD dan DVD. Dengan harga Rp
139.000, Prime Entertainment memberi paket DVD dengan dua kacamata 3D yang bisa
digunakan untuk menyaksikan film dalam format 3D.
Plot
Kisah
film ini terjadi sepuluh tahun
setelah kecelakaan Penerbangan 180, sembilan tahun
setelah kecelakaan mobil Rute 23, dan empat tahun
setelah kecelakaan roller coaster wahana Devil's Flight.
Laurie
Milligan (Shantel VanSanten) dan
sahabat karibnya Janet Cunningham (HayLey Webb) sedang
menonton pertandingan nascar bersama pacar mereka masing-masing Nick O'Bannon (Booby Campo) dan Hunt
Wynorski (Nick Zano). Saat sedang
menonton, Laurie menyadari bahwa pacarnya Nick mendapatkan penglihatan yang
memperlihatkan secara nyata bagaimana sebuah mobil terguling dengan kencang dan
membuat sebuah kecelakaan besar, yang mengakibatkan nyaris semua orang yang
berada di Podium 180 meninggal dengan mengerikan dan sadis. Kematian-kematian
itu masih terlihat nyata kala Nick menyadari bahwa itu semua hanyalah firasat
mimpi yang aneh. Namun Nick menyadari bahwa nyaris semua kegiatan dan perkataan
sama seperti di mimpinya. Nick menyakini ketiga temannya untuk pergi dan saat
itu, beberapa orang menjadi marah dan membuat keributan, membuat 13 orang
memutuskan keluar dari stadion dan meneruskan masalah. Saat itulah, mobil-mobil
meledak sebagaimana dalam mimpi Nick. Seorang rasis, Carter Daniels (Justin Welborns), yang
menyuruh istrinya Chyn (Lara Grice), untuk tetap
di stadion berusaha kembali sementara Samantha Lane (Krista Allen) memeluk
ketiga anaknya serta suaminya karena selamat, di kejadian tersebut, sebuah ban
melayang dan menghantam kepala Nadya Mon-Roe (Stephanie Honore),
mengakibatkan kepalanya hancur hingga nyonyor
Di
malam kedukaan di puing McKinley Speedway, Carter yang istrinya tidak selamat
dari kecelakaan memutuskan untuk membakar sebuah salib di halaman rumah satpam
McKinley, George Lanter (Mykelti Williamson)
(perbuatan ini adalah perbuatan rasis dimana seorang lelaki yang berpaham rasis
membakar salib di
rumah orang berkulit hitam untuk menciptakan teror). Sebelum sempat
menyelesaikannya, Carter dengan tidak sengaja terseret rantai besar di belakang
mobil truknya yang menyeretnya ke jalan, sementara minyak tanah dari belakang
rantai mengalir, membuat percikan listrik rantai berubah menjadi api dan membakar
Carter hidup-hidup sebelum meledak.
Keesokan
harinya, Laurie diterangkan oleh Nick bahwa Nick memimpikan tanda-tanda dalam
TKP kematian Carter, dan di hari yang sama mereka memutuskan untuk meriset
melalui internet
tentang keanehan ini. Di hari itu, Samantha yang setelah pergi merias diri di
salon, mati dengan tragis saat sebuah batu terlempar kencang oleh mesin
pemotong rumput, menembus mata
Samatha dan mati seketika. Setelahnya Laurie dan Nick mengundang Janet dan Hunt
untuk memercayai mereka, dan ditolak mentah-mentah. Kemudian Laurie dan Nick
berhasil meyakini George untuk memperingatkan kepada orang-orang yang selamat
dari kecelakaan. Andy Kewzer (Andrew Fiscella), pacar Nadya,
mati karena badannya terlempar oleh tabung gas bertekanan tinggi membuat
badannya hancur. Juga saat Jontahan Grove (Jackson Walker), seorang
koboi yang berhasil selamat dari kecelakaan, tertimpa bak mandi di atas bangsal
rumah sakitnya mengakibatkan kematian yang fatal.
Saat
itu pula, mereka berpencar, Laurie dan George mencari Janet sementara Nick
mencari Hunt. Janet yang dicekik sunroof mobilnya sendiri berhasil diselamatkan
oleh mobil George dari kawat pancuran dan Laurie melepaskan cekikan sunroof
dileher Janet dengan sepatunya, namun Nick gagal menyelamatkan Hunt yang
tubuhnya tersedot pengering air kolam renang bertekanan tinggi dan membuat organ dalam tubuhnya
terburai. Yakin menyelamatkan Janet berarti mencurangi Kematian, mereka
menganggap segalanya sudah selesai dan di hari itu sementara George dan Nick
berjalan-jalan di sekitar rumah Nick, Laurie dan Janet pergi untuk menonton
sebuah film 3D
di bioskop.
Di
jalan, tepat saat menyeberangi jalan, George tertabrak ambulan dan Nick
menyadari semuanya belum selesai, ia pergi ke mobilnya dan menjuju Mall tempat
Laurie dan Janet menonton, saat itu sebuah kecelakaan terjadi di ruang studio
yang belum selesai, api terpercik disana dan membuat api mulai merambat ke
tangki-tangki bensin, sialnya, studio yang belum jadi itu tepat di belakang
studio tempat Janet dan Laurie menonton. Nick berhasil menyelamatkan Laurie
tepat saat ledakan terjadi, Janet meninggal di bioskop dan Nick berusaha
mencari jalan keluar. Di eskalator yang rusak, Laurie mati tergilas mesin
eskalator dan Nick yang masih ketakutan, tersadar bahwa ia masih ada di jalan,
ia masih bisa menyelamatkan Laurie dan Janet (George tetap mati tertabrak).
Kemudian Nick pergi ke studio yang belum jadi tersebut, dan pada saat terakhir,
berhasil memadamkan api yang mulai menjalar.
Seminggu
kemudian, ketiganya sepakat untuk minum bersama di sebuah kafe di pinggir
perempatan, Nick memperingatkan kepada pekerja yang berada di sebuah penyangga besi untuk memperbaiki
kaki penyangga yang lepas. Nick kemudian minum bersama dengan Laurie serta
Janet. Nick menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dengan kejadian itu, mulai
melihat bahwa semua tanda-tanda kematian terdahulu ada di situ dengan
penglihatan aneh. Ia menyadari bahwa segala bencana dan kecelakaan sebelumnya
hanyalah tipuan dari Kematian untuk menyamarkan kematian sebenarnya Nick dan
kedua temannya, lalu sebuah truk besar menghindari jatuhnya penyangga besi,
membanting setir dan menabrak dinding kaca tempat Nick, Laurie, dan Janet duduk
di sana. Mereka tertabrak dan mengakibatkan ketiganya mati. Mengeliminasi semua
orang yang tahu tentang maksud sebenarnya dari kecelakaan tersebut.
Tokoh & Karakter
Nick O'Bannon
Protagonis
film ini. Remaja yang diberikan penglihatan oleh Kematian mengenai tabrakan di
McKinley Speedway. Datang bersama kekasihnya, Laurie Milligan dan kedua teman
lainnya, Janet Cunningham dan Hunt Wynorski. Setelah diberikan penglihatan di
McKinley, kembali ia mendapatkannya dan berusaha menyelamatkan orang-orang yang
telah selamat dari kecelakaan. Ia meninggal di akhir film pada saat terakhir
dimana sebuah truk besar menghantamnya, membuat dirinya terpelanting ke dinding
dan membuat rahangnya patah.
Dalam
penglihatannya di stadium ia meninggal setelah meledaknya sebuah mobil yang
menewaskan George Lanter dan Laurie. Dimana karena ledakan itu ia terdorong dan
dadanya tertusuk sebuah tongkat besi panjang yang tertempel di puing tiang
Podium 180.
Laurie Milligan
Remaja
kekasih Nick O'Bannon. Pergi bersama kekasihnya dan dua teman lainnya, Janet
Cunningham dan Hunt Wynorski. Ia merupakan orang pertama yang mempercayai Nick
dan ditakdirkan untuk meninggal terakhir setelah George. Usahanya dalam
menyelamatkan Janet dan setelah ditolong Nick dari penglihatan tentang
meninggalnya Laurie karena tergilas mesin eskalator sia-sia di akhir film. Ia
tewas setelah truk besar menghantamnya dan menjepit dirinya ke tiang kafe,
membuat tulang-tulangnya rusak dan leher yang patah.
Dalam
penglihatan Nick, di stadium ia meninggal saat terpisah dari Nick. Ia bersama
George Lanter terbakar oleh ledakan mobil yang terlontar di stadium.
Janet Cunningham
Remaja
teman Laurie Milligan. Pergi bersama mantan kekasihnya Hunt Wynorski dan teman
mereka, Nick O'Bannon dan Laurie. Dirinya sudah diyakinkan oleh Nick dan Lori
untuk bersama mencurangi rancangan Kematian. Setelah dirinya nyaris meninggal
di tempat pencucian mobil otomatis, dan setelah ia diselamatkan dari
penglihatan tentang meninggalnya Janet karena terbakar di sebuah studio, ia
meninggal di akhir film. Ia tewas setelah truk besar menghantamnya dan melindas
dirinya hingga tulang-tulangnya patah.
Dalam
penglihatan Nick, di stadium ia meninggal bersama Hunt saat mencoba
menyelamatkan diri. Saat itu ia dan Hunt tertimpa plafon beton yang rusak
karena ledakan.
Samantha Lane
Perempuan
yang sudah bersuami dan beranak dua ini keluar bersama keluarganya dari
stadium. Ia meninggal tepat dua hari setelah kecelakaan di McKinley Speedway,
tepatnya setelah kematian Carter Daniels. Dirinya yang baru saja keluar dari salon
meninggal dengan tragis saat sebuah batu yang terlempar kencang oleh mesin
pemotong rumput mengenai matanya.
Dalm
penglihatan Nick, setelah berhasil menyelamatkan anak dan suaminya, ia belum
sempat kabur dari stadium, karena ia jatuh dan terinjak-injak oleh orang-orang
yang mau menyelamatkan diri. Lalu saat dia berbalik dengan keadaan mulut
berdarah dan kesakitan sebuah mesin mobil balap yang besar terlontar karena
ledakan, membuat tubuh Samantha hancur karena tertimpa mesin tersebut.
Hunt Wynorski
Hunt
adalah teman Lori dan Nick. Hunt ini sangat dekat dengan Janet ia juga adalah
mantan kekasih Janet, dirinya berteman dengan Nick, dan Lori. Ia sangat percaya
dengan lucky coin yang ia
punya. Ia meninggal saat ia berada di kolam renang dan organ tubuhnya terhisap
keras oleh pengering kolam bertekanan tinggi. Dalam DVD Additional Scenes,
darahnya mengucur ke seluruh kolam renang.
Dalam
penglihatan Nick, ia meninggal bersama Janet karena tertimpa plafon beton yang
roboh di Podium 180
Nadya Monroy
Kekasih
Andy Kewzer yang mana ia meninggal pertama kali. Nadya meninggal sesaat sesudah
berada di luar stadion. Kepala Nadya hancur oleh ban yang melayang dari dalam
stadium.
Dalam
penglihatan Nick, ia meninggal karena ban mobil yang melayang juga, namun saat
itu Nadya masih berada di dalam stadium. Sementara dalam DVD Additional Scenes,
ia berhasil kabur ke beberapa kursi di atas tempat duduknya, namun sekrup
pengait pagar pembatas antara penonton dan lintasan terlontar dan melubangi
lehernya hingga meninggal.
Andy Kewzer
Orang
ini sebenarnya bukan teman Nick, akan tetapi karena dia membuat keributan saat
Nick berteriak panik maka dia juga ikut keluar dari dalam stadion sebelum
kecelakaan terjadi, saat itu Charlies berkata "hey kid that is'nt
funny!!" kepada Nick. Seharusnya Andy terbunuh akibat terpeleset dan jatuh
menimpa palang kayu yang patah dan tajam hingga menusuk bagian tengkuk sampai
menembus ke mulutnya. Namun setelah selamat kematian tetap mengejarnya.
Chyntia "Chyn" Daniels
Wanita
ini telah menikah dengan Carter, dirinya juga sangat konyol sama seperti
suaminya. Dirinya juga penurut. Dia orang Pertama yang tewas dalam kecelakaan
ini.
Carter Daniels (Justin Welborn)
Saat
dalam stadium dirinya sangat konyol. Lelaki ini selalu bersiul dan selalu
mempermainkan kakinya di atas bangku penonton. Dia bersama istrinya seharusnya
mati tertebas oleh pecahan kap mobil yang terlempar dan mengakibatkan tubuh
mereka berdua terbelah. Tetapi Dirinya selamat karena ikut keluar dari dalam
arena balapam akibat kesal oleh Nick yang menumpahkan minuman kebajunya saat
dirinya panik, namun istrinya tidak selamat karena masih berada dalam stadium.
Jonathan Grove (Jackson Walker)
Dia
(Cowboy) adalah salah seorang yang selamat dari kecelakaan mobil balap Nascar.
Jonathan seharusnya mati tertabrak mobil yang sedang "terbang"
kearahnya. Namun di dalam DVD dia tetap hidup hingga sebuah bak mandi yang
meluap menimpannya!
George Lanter (Mykelti Williamson)
Dia
bekerja sebagai security di stadium. Saat kejadian terjadi George seharusnya
meninggal saat ledakan mobil menghanguskan dirinya dan Lori. Ketika itu Lori
dan George sedang berlari menyelamatkan diri, akan tetapi saat di tengah jalan
mau keluar Podium mulai runtuh dan menghalangi jalan mereka berdua. Saat akan
melompat untuk menyusul Nick, mobil nascar yang bertabrakan menyemburkan
ledakan besar yang membunuh dirinya. Semua itu dapat dicurangi akibat Nick.
Kematian
Chynita
"Chyn" Daniels (Lara Grice)=
Tewas karena Stadium Hancur
Dirinya
yang pertama kali meninggal. Saat akan keluar dari dalam stadium, Chyn dilarang
oleh suaminya untuk ikut keluar. Maka dari itu, saat kejadian terjadi dirinya
meninggal bersama penonton lainnya. Sebenarnya Carter ingin pergi kembali
kedalam, dan menyelamatkan Chyn namun dilarang oleh George. Akhirnya Chyn
meninggal di dalam sana bersama penonton lainnya. Chyn sebelumnya juga ingin
keluar bersama Carter, namun ia dilarang Carter dan akibatnya ia meninggal
disana.
Nadya
Monroy (Stephanie Honore)
= Tewas Karena Kepala Hancur Tertimpa Ban
Mobil
Ketika
kecelakaan terjadi, dia yang pertama kali tertabrak oleh ban mobil hingga
kepalanya hancur, akan tetapi dia terselamatkan oleh teriakan Nick untuk segera
meninggalkan lapangan. Setelah Nick berserta 7 temannya keluar dari lapangan
(termasuk dirinya) kecelakaan 'pun terjadi, Dia tidak bersyukur telah selamat
tapi malah memaki Nick dengan kasar sambil berkata "Have you all lost your
fuckin mind?!". Dirinya menganggap nyawanya bisa selamat karena kebetulan.
Ketika sedang memaki Nick, ban mobil Nascar yang lepas akibat kecelakaan itu
melayang secara sangat cepat dan terbang tepat di atas kepalanya hingga
membunuhnya dengan keadaan bagian kepala terseret ke jalanan. Lori, Janet,
Hunt, Nick, George, Andy, dan Carter, terkejut, karena kepala Nadya telah
menjadi serpihan daging yang hancur.
Carter
Daniels (Justin Welborn)=
Tewas karena Terbakar
Dirinya
meninggal akibat terbakar, saat akan membalaskan dendamnya kepada George (Saat
terjadinya kecelakaan dirinya sangat ingin kembali kedalam stadium, namun
George melarangnya. Ia berfikir kalau Geroge-lah yang mengakibatkan istrinya
meninggal). Saat akan menguburkan sebuah salib raksasa di depan rumah George
(untuk membuat George berfikir bahwa itu adalah kuburan istrinya). Gantungan
sepatu kuda yang berada dimobil akhirnya terjatuh dan jatuh kearah perseneling
dan memutar kunci, lalu pintu terkunci sendiri. Ia yang tersadar karena itu, ia
langsung mengejar mobilnya dan ingin membuka pintunya, namun terkunci. Karena
ketinggalan, ia akhirnya bergerak kearah belakang mobil dan kembali menahannya,
namun ia terpeleset dan kakinya menyangkut disebuah katrol kait baja yang
jatuh, ia sempat berteriak, namun suaranya kalah besar dengan suara radionya
yang sangat menggelegar, dan hanya George yang mendengar teriakannya. Saat
George akan menolongnya, baja tersebut bergesekan dengan aspal dan akhirnya
menyebabkan api, membakar Carter dan meledakkan mobilnya. Kepalanya lepas dan terbakar,
dan jatuh dihalaman George.
Samantha
Lane (Krista Allen)=
Tewas Karena Mata Tertembus Batu
Setelah
kecelakaan, Sam mulai hidup dengan normal kembali, tapi kehidupan itu hanya
sementara. Esok paginya ketika Sam akan pergi ke salon, ia melihat 2 anaknya
yang sedang bermain lempar-lemparan batu. Saat sedang disalon Sam memeberi uang
kepada anaknya agar tidak perlu menunggunya selesai. Saat akan potong rambut
dirinya hampir saja terbunuh karena waktu ia duduk di kursi yang bisa di set
dalam keadaan gunting masih memotong rambutnya, kursinya malah jatuh dan hampir
saja ia terluka oleh gunting tersebut. Kedua anaknya pun hampir ikut mati
karena terpeleset sebuah shampoo yang jatuh ke lantai dan membuat mereka
terpeleset menuju sebuah kayu menancap dilantai, namun masih tidak terkena. Ia
juga hampir mati saat fan yang ada di atasnya lepas dan berhenti tepat di atas
di depan dirinya akibat terpental oleh sebuah hair spray yang meledak karena panas yang ditimbulkan oleh
penglurus rambut. Tapi itu semua tidak membunuh Sam sampai saat dia akan pulang
ia tidak tahu kalau salah satu batu lempeng yang dimainkan oleh kedua anaknya
tadi sempat terjatuh dilapangan terbuka tepat dimana saat itu pula ada
seseorang yang sedang memotong rumput dengan mesin pemotong rumput otomatis,
mesin pemotong rumput itu menggilas batu yang berada di lapangan sampai
akhirnya batu itu masuk dan keluar dari samping dengan kecepatan tinggi
(Seperti peluru) menuju tepat ditempat Sam berada. Sam yang sedang menyuruh
anaknya pulang, marah karena ke-2 anaknya tidak mendengarkannya. Karena kesal
Sam 'pun keluar duluan dari salon dan akhirnya mata Sam tertembus batu tadi.
Andy
Kewzer (Andrew Fiscella)
= Tewas Karena Terpotong
Nick,
Laurie dan George akhirnya pergi ketempat Andy bekerja, dan menemukannya
disana. Namun, Laurie menyenggol sebuah tabung dan membuat udaranya lepas, lalu
menurunkan sebuah mobil, namun tidak membunuh seseorang dibawahnya, yaitu Andy.
Setelah dijelaskan, Andy akhirnya meminta maaf kepada Nick karena di stadion
dia berkata kasar. Namun belum sempat berbincang banyak, ia dimarahi bosnya dan
diminta untuk mengantar mereka keluar, dan ia hanya boleh bicara kepada mereka
melalui sebuah pagar kawat. Disaat itu, sebuah katrol lepas dari atas dan membuat
tuas untuk menurunkan beban menjadi turun dan mobil tersebut meluncur cepat ke
arah Andy, namun masih sempat tertahan oleh sebuah katrol kawat baja. Lalu ia
berkata "thanks for your coming, but i'm not dying!". Lalu ia kembali
kedalam dan akhirnya katrol kawat tadi terlepas karena beban mobil yang terlalu
berat dan akhirnya meluncur, ke arah tabung gas, dan memaksa tabung tersebut
melepaskan seluruh isinya dan meluncur jauh ke arah Andy, membuatnya terbang
kembali ke arah pagar kawat dan akhirnya tubuhnya tertembus pagar kawat
tersebut. Beberapa bagian tubuhnya masih menyangkut di pagar kawat, dan
beberapa mulai lepas dari tempatnya.
Hunt
Wynorski (Nick Zano)=
Tewas karena Organ Tersedot
Namun,
garis kematiannya tidak sampai disitu saja. Saat itu, dia mengaku kepada Janet
kalau dia akan bermain Golf, padahal lapangan golf tersebut bersebelahan dengan
kolam renang. Disana, dia sedang bercinta dengan seorang pelacur dan
menjahilinya. Ia mendapatkan pesan dari Nick, namun ia disemprot oleh seorang
anak kecil dengan senjata air. Dirinya marah dan merebut mainan itu dan
menaruhnya di atas sebuah mesin. Saat Hunt memain-mainkan lucky coin-nya, dirinya dikagetkan
oleh bola golf yang meluncur tepat kedalam gelasnya dan membuat coin yang ia
pegang jatuh kedalam kolam, dirinya tidak tahu kalau senjata air yang ia taruh
di atas mesin jatuh dan meng-aktifkan mesin penguras air mengakibatkan "drain" atau saluran
pemutar air menjadi terbuka dan langsung menyedot air kolam. Hunt yang tengah
berenang untuk mencari coin-nya di dalam kolam renang ikut tersedot. Ketika
ingin melepaskan diri, tabung gas itu meledak dan membuat tiang listrik untuk
lampu kolam terputus dan segera meluncur ke dalam kolam renang. Hunt yang masih
terjebak di kolam renang tidak bisa apa-apa. Saat berontak untuk melepaskan
diri tekanan dari dalam saluran air semakin kuat akibat tiang listrik yang
jatuh ke atas tabung gas. Tubuh Nick hancur seketika saat seluruh organ
dalamnya tersedot drain dan mati seketika.
Jonathan
Grove (Jackson Walker)=
Tewas karena Tertimpa Benda Keras
Dia
masih hidup dengan luka bakar yang cukup parah akibat ledakan dari kecelakan
itu. Jonathan dirawat di rumah sakit lokal. Ia terbangun dari koma tiga harinya
karena percikan air yang jatuh keatas kepalanya, karena di atas pasien lainnya
sedang mengisi air dan ditemani seorang suster. Namun suster tersebut harus
pergi dan meninggalkannya bersama bak mandi yang hampir tersebut. Bak mandi
tersebut akhirnya sangat penuh dan membanjiri kamar, ia sempat berteriak namun
karena ia sudah tua dan kakinya tidak bisa bergerak akhirnya dia pasrah saja.
Dibawah, Nick dan George melihat Jonathan yang sedang merangkak pergi, namun
saat akan menyelamatkannya, bak mandi tersebut akhirnya jatuh dan sukses
menimpa badan Jonathan sampai hancur.
George
Lanter (Mykelti Williamson)=
Tewas karena Tertabrak Mobil Ambulans
Setelah
melihat Jonathan meninggal di depan matanya, dia langsung pergi bersama Nick
dan mulai mengatakan kalau saatnya tiba, ia ingin mereka tetap bersama dan
saling menolong. Nick mulai berpikir bagaimana sebenarnya cara menghentikan
rancangan tersebut, sementara George mulai berfikir bahwa sebenarnya yang Nick
pikir adalah seperti "DejaVu". Saat ia sedang membicarakan DejaVu,
dari samping meluncur sebuah mobil ambulans berkecepatan super tinggi dan
langsung menabraknya sampai tubuhnya hancur. Nick hanya bisa melihat badannya
hancur dan darah yang sangat banyak bercucuran. Namun, Nick masih sempat
kembali ke masa itu karena itu sebelumnya hanyalah bayangannya saja, lalu saat
Nick kembali mendengar George berkata "DejaVu", dia langsung tersadar
dan memperingatkan George, namun terlambat.
Janet
Cunningham (Hayley Webb)=
Tewas karena Terlindas, Penglihatan Tertusuk, Terbakar
Dalam
film, setelah Janet selamat dari kecelakaan itu ia hendak mencuci mobilnya,
akan tetapi saat mobilnya sudah masuk mesin, perangkat mobil lepas akibat
sapuan busa mobil yang bergerak dan mengenai sistem operasional listrik yang
ada di dalam box dalam keadaan terbuka sehingga mengakibatkan rusaknya
hydrolik. Sehingga mobil Janet terhenti di tengah - tengah. Dalam keadaan
panik, tiba - tiba jendela sunroof mobil terbuka sedikit. Janet berusaha keluar
dari mobilnya, akan tetapi semakin dia berontak ingin keluar semakin dia masuk
dalam bahaya. Mesin pencuci mobil itu mengalami malafungsi dan menyebabkan pipa
air untuk mencuci mobil lepas dan bocor karena adanya tekanan berlebih (efek
dari korsleting mesin). Air yang bocor itu masuk kedalam mobil Janet melalui
celah dari jendela sunroof yang terbuka sehingga mengakibatkan Janet tenggelam
dalam mobilnya sendiri. Pintu mobil Janet rusak karena air, dan sabuk pengaman
Janet tidak bisa dilepas. Akibatnya Janet terperangkap dalam mobil. Janet
sempat berteriak akan tetapi suaranya tidak terdengar karena ia berada di
tengah-tengah mesin pencuci mobil. Karena kehabisan napas, Janet berusaha
keluar melewati sunroof yang sempat terbuka tadi namun kaca sunroof malah balik
menutup dan menjepit leher Janet. Dalam keadaan panik tiba - tiba mesin pencuci
mobil berjalan kembali, Janet yang tidak bisa bergerak itu pun berteriak
histeris akibat kepalanya semakin lama semakin mendekati mesin pembersih atap
mobil yang masih menyala dengan gerigi kawat dan busa yang berputar. Saat
kepalanya benar-benar mendekati gerigi kawat tersebut, akhirnya mobil George
dan Laurie dengan cepat menahan laju mobil Janet, dan memundurkan mobil
tersebut. Laurie berinisiatif untuk lari dan mendaki mobil Janet, dan
melepaskan cekikan sunroof dari kepala Janet dengan sepatunya, dan Janet
berhasil keluar dari sunroof tersebut. Diatas kepala Laurie sebuah pipa lepas
bautnya dan airnya mulai bocor, tepat ketika Laurie dan Janet turun dari mobil
pipa tersebut lepas dan hampir mengenai kepala Laurie, membuat kaca mobil pecah
dan mengeluarkan seluruh air dari dalam mobil, dan mimpi buruk disana pun berakhir
sementara. Janet yang sedang menonton sebuah Film 3-D bersama Laurie, juga
akhirnya akan meninggal karena sebuah ledakan yang mementalkan paku-paku dan
-anehnya- dia sendiri tertancap sebuah palang besi diperutnya, Namun ia masih
sempat diselamatkan oleh Nicky. Akhirnya Janet meninggal terlindas ban truk
yang oleng dan menabrak dirinya bersama Laurie, dan Nick.
Laurie
Milligan (Shantel VanSanten)=
Tewas karena Leher Terputar,
Penglihatan Tergilas
Laurie
saat itu sedang menonton Film 3-D dengan Janet,
namun dibalik layar tersebut, ada sebuah ruangan bioskop yang sedang direnovasi
dan sudah ditinggalkan seluruh pekerjanya untuk istirahat. Sebuah kacamata
dengan lensa ganda menangkap sinar matahari, dan mengarah ke serutan kayu, dan
menimbulkan asap. Lalu karena gesekan, sebuah kipas besar hidup dan
menerbangkan beberapa benda, dan membuat lemari geser yang berisi bensin
menjadi berjalan. Lemari tersebut menggilas sebuah kabel, dan membuat bensin
jatuh ke serutan kayu, dan terbakar. Nick yang sampai lebih dulu ketempat
Laurie langsung mengajaknya dan Janet keluar, namun Janet marah dan mengatakan
"I was meant - TO SEE - THIS - MOVIE!!!". Lalu saat mereka keluar,
ledakan besar terjadi, beberapa paku-paku mulai meluncur dan membunuhi
penonton, termasuk Janet. Nick dan Laurie akhirnya pergi, namun karena
eskalatornya jatuh karena ledakan, Nick menahan tangan Laurie yang menuju ke
eskalator yang terbuka, dengan deretan mesin yang berputar-putar. Nick sempat
menahan Laurie beberapa saat, sampai kaki Laurie tersangkut pada salah satu
mesin dan menariknya dengan cepat sampai badannya hancur. Namun saat itu masih
bayangan Nick, dan akhirnya Nick dapat menyelamatkan Laurie dan Janet. Saat
sedang makan di cafe, Laurie mendengarkan Nick yang berkata tegas "how if
this is just the beginning?" dan truk trailer yang oleng menabrak cafe
tersebut, dan menabrak mereka bertiga. Laurie yang diperlihatkan dengan Sinar X
tersebut ditabrak oleh bagian depan truk, sampai ke dinding cafe dan meremukkan
lehernya.
Nick
O'Bannon (Bobby Campo)=
Tewas karena Terbentur Tembok
Nick
sudah beberapa kali mencoba menyelamatkan semua temannya, tapi yang bisa ia
selamatkan hanya 2 orang yaitu Janet, dan Laurie kekasihnya. Namun saat dirinya
berpikir kematian sudah berhenti mengejar mereka, dia salah besar. Nick
akhirnya meninggal dengan rahang terpelanting saat dirinya terbentur tembok
akibat tertabrak truk trailer yang menembus dinding cafe dan mematahkan semua
giginya.
Pertanda
1.
Saat Nick, dan empat kawannya berada di dalam cafe setelah kejadian
berlangsung, Nick melihat tulisan "It's Coming" di meja tempat
duduknya.
2.
Laurie, dan Janet, ketika berada dimall tempat mereka akan menonton film 3D,
tali sepatunya tersangkut disebuah eskalator. Laurie awalnya tidak
menyadarinya, namun ketika sepatunya mulai ikut tertarik, Laurie berusaha
membebaskan kakinya dari eskalator sebelum eskalator itu menarik kakinya dan
berada dipuncak. Setelah berusaha keras, Laurie (dan dibantu Janet) berhasil
melepaskan sepatunya, namun hal ini menandakan bahwa sebentar lagi Laurie akan
berurusan dengan eskalator. Benar saja, dipenglihatan Nick, Laurie akan mati
dieskalator yang ambruk dan menggilas badan Laurie sampai habis.
3.
Saat Samantha meninggal, Nick sempat melihat sebuah cermin make up Lori yang
memantulkan bayangan kipas angin kincir berwarna cokelat dan melihat kincir
dalam toples yang tiba-tiba bergerak dan gunting juga sebuah bayangan mata (Sam
hampir meninggal akibat sebuah fan yang lepas). Sebelum kejadian juga, Sam yang
sedang marah kepada 2 anaknya karena tidak mau masuk ke dalam mobil sempat
mengatakan "C'mon kids! We're out, let's go get in the car! I've got my
eye on you two" menandakan dirinya akan mengalami kejadian berhubungan
dengan mata.
4.
Nick melihat sebuah bayangan mobil yang terjatuh dan sebuah tabung gas yang
bocor. Penglihatan itu menandakan bagaimana cara Charlies meninggal. Charlies
seharusnya meninggal akibat terindih mobil yang jatuh namun kabel baja
menahannya jadi Charlies terselamatkan. Namun kabel baja yang "menyelamatkan"
malah membunuhnya.
5.
Saat Hunt meninggal Nick yang sedang menuju ke tempat Hunt berada sempat
melihat bayangan sebuah air di dalam papan iklan Clear Rivers Water Resort, dan coin yang jatuh kedalam air.
Benar saja Hunt terbunuh akibat coin miliknya sendiri di dalam air.Dan
Perkataan "Clear Rivers" mengingatkan mengenai nama gadis yang
terlibat dan terselamat di kecelakaan pesawat boeing 180 di final destination
1.
6.
Nick melihat bayangan dalam pikirannya tentang sebuah pipa yang bocor, itu
menandakan bagaimana Janet meninggal, namun Janet dapat diselamatkan oleh Lori
dan George yang sebelumnya telah diberitahu oleh Nick.
7.
Saat Nick, Laurie, dan Janet akan meninggal. Kita dapat melihat angka 180 yang
terlihat dibus sebelum Nick memasuki cafe, dan kita dapat melihat tulisan
" DEATH BY CAFFEINE " yang menandakan bahwa Nick, Laurie, dan Janet
akan tewas di cafe tersebut. Dan di dalam cafe Nick melihat sebuah foto kolam
renang yang membunuh Hunt, sebuah majalah dengan cover bergambar mata, dan
siaran televisi yang menayangkan adu balap nascar di McKinley Speedway
8.
Saat Chyn mati, Carter dilarang oleh Geoege untuk masuk lagi. Salah satu kata
yang dikatakan Carter adalah "I got a fire"
9.
Pada saat nick mendapatkan firasat bahwa bakal terjadinya kecelakaan, kita
dapat melihat tulisan pada salah satu mobil nascar yang berkata BILL WALL
LEATHER, yang sebelumnya juga tulisan ini terdapat pada pakaian Evan Lewis
salah satu orang yang selamat pada kecelakaan mobil rute 23 di Final
Destination 2.
Rangkaian Kematian
- Chyntia Daniels
- Nadia Monroy
- Carter Daniels
- Samantha Lane
- Andy Kewzer
- Hunt Wynorski
- Jonathan Grove
- George Lanter
- Janet Cunningham
- Laurie Milligan
- Nick O'Bannon
No comments:
Post a Comment